SPEECHLESS : aku cinta kau dalam diam

assalamualaikum ^__^

takmau bebel byk2. kita layann. hehe.

^__^

Bila belum bersedia melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam .


Kerana diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya .


Kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang,


Kau tak mau merosak kesucian dan penjagaan hatinya.


Kerana diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu.


Menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merosak izzah dan iffahmu.


Kerana diammu bukti kesetiaanmu padanya.


Kerana mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH swt pilihkan untukmu.


Ingatkah korang tentang kisah Fatimah dan Ali?


Yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan.


Tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah.


Kerana dalam diammu tersimpan kekuatan. kekuatan harapan.


Hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam


 kehidupan nyata.


Bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap pada-Nya?




Dan jika memang 'Cinta Dalam Diamku'  itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam.


Jika dia memang bukan milikku, Allah, melalui waktu akan menghapus 'Cinta Dalam Diamku' itu dengan memberi rasa yang lebih 


indah dan orang yang tepat ...


Biarkan 'Cinta Dalam Diamku'  itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahsia antara kau dengan Sang Pemilik 


hatiku.


Cintailah ia dalam diam, dari kejauhan, dengan kesederhanaan dan keikhlasan.


Ketika cinta kini hadir tidaklah untuk Yang Maha Mengetahui saat secercah rasa tidak lagi tercipta untuk Yang Maha Pencipta 


izinkanlah hati bertanya untuk siapa ia muncul dengan tiba-tiba. mungkinkah dengan redha-Nya atau hanya mengundang murka-


Nya.


Jika benar cinta itu kerana Allah maka biarkanlah ia mengalir mengikuti aliran Allah kerana hakikatnya ia berhulu dari Allah 


maka ia pun berhilir hanya kepada Allah.


" Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah ." (QS. Adz Dzariyat:49)


" Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba 


sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka 


dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas(pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. " (QS. An Nuur: 32)


" Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu 


cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang 


demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. "  (QS. Ar-Ruum:21)


Tapi jika memang kelemahan masih nyata dipelupuk mata maka bersabarlah. berdoalah. berpuasalah.


" Wahai kaum pemuda, siapa saja diantara kamu yang sudah sanggup untuk menikah, maka menikahlah, sesungguhnya menikah 


itu memelihara mata, dan memelihara kemaluan, maka bila diantara kamu belum sanggup untuk menikah, berpuasalah, kerana 


sesungguhnya puasa tersebut sebagai penahannya " (Hadis) "


" Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. " (QS. Al Israa' :32)


Cukup cintai ia dalam diam.


bukan kerana membenci hadirnya. tapi menjaga kesuciannya bukan kerana menghindari dunia. tapi meraih surga-Nya bukan 


kerana lemah untuk menghadapinya. tapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang begitu halus dan menyelusup.


Cukup cintai ia dari kejauhan.


karena hadirmu tidak  akan mampu menjauhkannya dari cubaan kerana hadirmu hanya akan menggoyahkan iman dan 


ketenangan kerana hadirmu mungkin saja akan membawa kegelapan hati-hati yang terjaga.


Cukup cintai ia dengan kesederhanaan.


memupuknya hanya akan menambah penderitaan menumbuhkan harapan hanya akan mengundang kekecewaan mengharapkan


 balasan hanya akan menumbuhkan kebahagiaan para syaitan.


Maka cintailah ia dengan keikhlasan.


kerana tentu kisah Fatimah dan Ali bin Abi Thalib diingini oleh hati. tapi sanggupkah jika semua berakhir seperti sejarah cinta 
Salman Al Farisi...?


"...boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. " (QS. AlBaqarah:216) "


" Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)" (QS.An Nuur:26) "


Cukup cintai ia dalam diam dari kejauhan dengan kesederhanaan dan keikhlasan.


kerana tiada yang tahu rencana Tuhan. mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau membeku dengan perlahan kerana 


hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikan. serahkankan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu pada Yang Memberi dan 


Memilikinya biarkan ia yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya.






" Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga. " (Umar bin Khattab ra.)


4 comments:

Rabi'ah Al Adaweeyah said...

oh. cerita saidina 'ali r.a. dan saiditina fatimah r.a. yang meruntun jiwa!!! best kan kalau dapat macam dorang? hihi^^

(^___^)v

cahaya panjang umur said...

^___^ kisah yang hebat kan kan..

Anonymous said...

mmg best..... :-)
sy nk jdi sprti salman al-farisi....hihihi~

cahaya panjang umur said...

hemm jadi lah. tak de sape halang awak. semoga awak tabah menghadapi dugaan yang datang ^__^ ( i am saying it to myself too. haha )